Phobia Malam

Matahari Telah condong merubah kedudukan batu besar ditepian pantai ke arah timur, Benar benar merah Benang surya dilanggit menyulam hamparan lautan menjadi permadani indah bagi burung burung samal kembali di pulau seberang.

Sebentar lagi langgit akan terlihat gelap, semua yang terlihat mulai tetampak samar, malam akan tiba dan kamu akan merasakan bagaimana gelap melilitmu dengan ketiadaan cahaya yang besar kecuali beberapa bintang yang akan kau jadikan sebagai teman.
semua tentang malam, orang orang  mulai mencari tempat, dan kamu hanya sendiri berdiri tak merubah arah pandang mu, “siapa temanmu?, kemana kau akan bersandar?” Kemana teman teman mu? Kenapa kau membisu?  orang orang disekitar  telah menuju tuhan, sedang kamu hanya terdiam memandang sang fajar yang telah hilang, sungguh malang dirimu dilanda kesedendirian, sungguh diri mu benar benar perlu di temani.

hay kau… mau kah ku temani kesendirian mu?, meratapi perjalanan malam…! Rasanya sebentar bulan purnama, kemari pegang tangan ku, ku tuntun diri mu pada tempat dimana malam menemukan mu sebagai seorang diri yang tak hanya sendiri..!” bujuk angin yang sedang mencoba merayu ku.
“aku tak sendiri..!, diri ku ditemani kekasihku?, tak usa ibah dengan keadaan ku, aku telah terbiasa begini.. “

“dimana kekasih mu?, aku melihatmu sedang dalam kesendirian…!, seperti malam malam sebelumnya, di tempat ini bahkan ditempat lain…”

“ohh angin, jika aku tak mampu melihat mu maka kau pun tak akan mampu melihat kekasih ku, “

“aku hanya ingin menghiburmu, meski diriku tak terlihat, aku masih mampu dirasakan, bahkan oleh diri mu sendiri “

“Aku memandang kekasihku dengan mata hati ku, kurasakan keberadaannya dengan batin ku, dan aku melihatnya dengan imajinasiku”, kau takperlu cemaskan diriku, aku baik baik saja, dan tak perlu kasihan akan diriku, kesendirian ku adalah raga yang nampak oleh mu, namun kenyamananku di saksikan oleh kekasih ku dalam hatiku. “

malam bagiku adalah phobia, phobia nya diriku akan kegelapan yang menyingkap semua kehidupan kelamku, di balik kegelapan nya bait bait hitam tertulis dengan jelas oleh tintah imajinasiku, bait bait nya tersusun rapi bagai ribuan buku buku tua yang siap dibacakan oleh kegelapan, aku takut akan nasib ku kini,. kekasihku mengingatkanku tentang pertemuan ku dengan malam, aku benar benar takut. Masa masa kelam ku akan menjadi irama irama malam,  dan mungkin dirimu kelak mengetahuinya,  mengabarkan nya pada pohon,  gunung, tanah dan langgit,  aku takut aib ku di angkat oleh awan di malam hari dan mengugurkan nya pada daun daun di pagi hari,  aku takut menjadi aib yang melebur bersama semesta,  aku takut kesucian ku dihancurkan kenangan masa lalu ku,  aku takut kupu kupu malam mengibaskan sayapnya mengibas semakin jauh dosa dosa ku,  aku takut nyayian jangkrik mewakili noda hitam ku,  aku takut bayanganku menolak bersama ku. 

Aku benar benar takut,  Malam mencekik ku, meyelimuti ku,  merapatkan nafasku,  menutup saluran pernafasan ku,  malam tiba sebagai hantu yang nyata bagi ku,  aku takut dilanda kegelapan hingga fajar kembali membentakan kalimat kalimatnya di angkasa sedang aku tak mampu melihat nya kecuali kegelapan.

Kekasih ku mengingatkan ku tentang itu,  percakapan kami dimulai semenjak redupnya sang surya, kami bercerita tentang malam selanjutnya yang akan membunuh batin ku,  hingga diri ku tak mampu lagi melihat kekasih ku,  malam berikutnya malam memenjarakan imajinasi ku hingga suara suara kekasih ku sampai tak jelas.

Aku Benar Benar Takut,  Phobia Ini jarum yang tak terlihat.

Iklan

Kehendak Namun Tak Perintah

Salam atas mu guru..!46460769_525898061258345_1310790028368019456_n

“Salam Allah untuk mu anak ku..!, silahkan masuk, dekat kesini, aku menanti mu sejak sore tadi..!

“Limpahan Rahmat dan karunia Allah bersama mu Guruku yang agung, sungguh aku hamba sahaya bersaksi atas engkau, cahaya keutamaan meliputi mu semenjak terbit hingga terbenam nya matahari “

“wahai anakku, ketahuilah aku hanya mencintai Allah mu, Alllah ku yang segala nya terpancarkan dari Nya”

“Saya…! Guru yang agung”

“Wahai anakku,.. Berjalanlah Dibumi Allah ini tanpa hambatan dan penghalang bagi mu”

“Bagaimana caranya Guru…? Sedang aku adalah manusia yang memiliki banyak obsesi, menjeratku dalam kehidupan Ku”
“Wahai Guru,.. Aku telah banyak melewati perjalanan menujuh Cintaku Pada Allah Mu, Allah Ku, Namun hidup adalah sarana bagiku, tak mampu ku tinggalkan..!
saat jiwa ku tersentuh oleh sandaran Allah Ku, Aku hanya mampu menginggat dan melupakan Nya dengan kesibukan ku”

“Anak ku, ketahuilah…!
Sungguh Allah tak meninggalkan umatnya sedetikpum meski engkau membutuhkan Satu jam, satu hari, satu bulan bahkan satu tahun untuk menginggat Nya”
“Allah Ku dan Allah Mu, Maha atas segala yang engkau kerjakan ”
Jika engkau mengharap Allah, Maka Allah Begitu Rindu Berharap Pada mu, dan jika engkau Mengharap Dunia, maka Allah merahmatimu dengan dunia” Sungguh Allah Menghendaki Segala yang Terjadi Atas mu”

wahai guru, ..!
Apakah Kemaksiatan yang ku lakukan adalah kehendak Allah…?

Iya Anak ku, Allah menhendaki Keburukan dan kebaikan dimuka bumi ini, namun Allah Ku, dan Allah Mu tak memerintahkan mu berlaku keburukan atas diri mu”

“Saya…!
Guru yang Agung, Maha Suci Allah Yang memancarkan kesucian nya pada hamba hamba nya yang berserah pada Nya. “

“Sakitlah engkau untuk Allah mu, niscaya Allah, menjengguk mu dengan cinta dan rahmat nya”

Amin Amin Amin guru yang arif.
#MariMenari.

Bau Badannya

Jika Bau mulutnya orang berpuasa begitu harum oleh penciumannya Allah, maka bau badan mu yang berkucuran keringat begitu nikmat, menghantarkan ku pada kenikmatan semesta penciptaan.

aku mencoba menghirup wangi sekujur tubuhmu bersimpah peluh, memejamkan mata, sesekali menarik nafas dalam dalam, ku bawah aroma keringat tubuh mu didalam indra penciumanku yang tersembunyi.

Semenit kemudian sehelai rambut mu dibawah angin menyentuh tanah, aku sedikit kaku untuk menyentuh nya namun tungku perapian asmara ku telah mengeluarkan api begitu hijau, panas nya membakar aib ku.

jemari ku menyentuh sehelai rambut mu , getaran sentuhan ku terbawah oleh rasa ku, kau telah menyentuh ku melalui sehelai rambut mu.

Nafas ku sedikit dan perlahan sehelai rambutmu menebarkan aroma badan mu,
“ooh kau keindahan ku, rasaku telah mengenali aroma mu ”

Kau bawahkan aku rasa yang dalam, bau badan mu adalah jarum yang menjahit rasa ku,..
“kau telah membuatku rasa, rasa mu dalam sehelai rambutmu”
#MariMenari
_____________________________
Rambut Si dia yang jatuh sehabis disisir oleh jarinya.
Foto By: M Yahya Lating Nustap46458062_771657603168945_7832931466320281600_o

Nitropu Gadis Biruk Rupa

46381718_771097419891630_5159799462591201280_o

Dosa ku kuat karna aku mencintai mu,
Tubuh mu indah, wajah mu Kembang mekar padang kamboja,
Aroma Tubuh mu menyengat keimananku, Sucimu nada-nada cinta.

Hai sayang ….!
Sebentar aku ingin bedua dengan mu..! Nitropu gadis lugu dan pendiam.

Aku tak kenal dengan mu, biarkan diri ku melanjutkan perjalanan ku.. “ kata nya sambil bermohon.

Sebentar saja sayang, aku tak bermaksud lebih dengan mu, Aku hanya ingin menyampaikan keresahan hatiku pada mu “ Seruku padanya dengan langkah sedikit mendekat.

jangan mendekat…
atau aku akan berterak…!” Ancamnya.

“pergilah sayang, aku tak akan menganggu.. ” Kuhentikan langkahku.

kemudian ku lanjutkan kata kata ku pada nya.

“wahai kau nitropu, gadis cantik yang menenangkan hatiku, dengarkan lidahku sedang bersyair untuk mu, aku mencintaimu semenjak kau membentak ku, semakin kau menolak ku aku menjadi tertanam tengelam dalam lautan asmaraku, jangan beri diriku pendapatmu tentang badai asmara ku, lanjutkan perjalananmu, aku tak berharap apa apa darimu kecuali menyampaikan keresahan hatiku pada mu”

sambil tersenyum Nitropu memberi salam pada ku, kemudian melangkah pergi, aku yang hanya berdiri masih menuju pandangan ku pada nya, dalam hati ku berkata.
“oh tuhan ku, kau telah mengirimkan bidadari pada ku, dan kini iya telah pergi”

belum hilang kata kata ku didalam hati, tiba tiba nitropu gadis cantik yang sedang melangkah menjauh berbalik dan bersuara dengan nada yang begitu indah seakan akan iya membaca percakapan hati ku.

“aku tak diciptakan untuk menjadi bidadari bagi yang melihatku. melainkan diri ku keindahan tuhan, rabb ku bagi yang mencintai tuhan nya”

“jika engkau benar benar terkagum atas kecantikan ku, maka kagumlah kepada tuhan mu, dekatkanlah dirimu dengan jiwa yang berserah, bukan diri ku yang kau tuai melainkan pemilik hatiku yang menghapiri mu”

Sambil tetegun dan bingung diriku jatuh bersimbah pada tanah dan nitropu melanjutkan perjalanan nya sampai hilang dari pandangan ku.

sementara diri ku hanya terdiam dan belum berpindah dari tempat awal diriku berada.

“Tuhan ku, aku hilang diantara kecintaan ku”
#MariMenari.
____________________________________
Nitropu:
Gadis buruk rupa di tepian pantai.
wajah nya hancur namun tuhan menganugrahi hati nya yang suci, dan kesucian hatinya mampu merubah pandangan orang tentang wajahnya.
Potret By: M Yahya Lating Nustapy

Sastra Sebagai Refleksi Keberagaman.

Etika Spiritual manusia merupakan tuntunan jiwa. jiwa selalu cenderung mencari sandaran Dengan berbagai alasan demi memenuhi keresahan yang kian melanda setiap manusia.

kebutuhan akan spiritual tak dapat dibatasi dalam ruang-ruang institusi formal keagamaan, sebab potensi jiwa mampu bebas mencapai tingkatan tertinggi dalam spiritual yaitu kerinduan.

sastra merupakan ruang penghambaan bagi jiwa yang terlepas dari aturan-aturan Agama yang menekankan pada kebiasaan pemeluknya untuk selalu mengulangi kegiatan penyembahan. Sastra memberikan kebebasan terhadap jiwa yang memiliki potensi kebebasan, Didalam sastra jiwa melakukan perjalanan-perjalanan panjang mengarunggi semesta naral spiritual, intuisi, dan imajinasi. kreatifitas terbagun oleh keberadaan jiwa yang tak terhalang oleh tirai kehidupan, pengembaraannya melampaui batas batas nalar logika yang telah terbagun didalam etika etika agama sebelumnya.

Sastra hadir sebagai seni dalam spiritual, seni bermunajat, seni mencintai, seni perupa Membentuk cermin Tuhan, Seni penyanyi membentuk kidung tuhan, seni penulis, menorehkan surat cinta tuhan, Seni penari mengerakan Gerakan sosial spiritual.

Dengan sastra setiap orang lebih mudah memamhami arti jiwa, masuk dalam dimensi lain dari kehidupan nyata nya, setiap orang didalam sastra mampu mencapai kenyamanan mengespresikan kebebasan jiwa bertuhan pada sang pemilik jiwa. Sastra menorehkan lekuk-lekuk penciptaan sebagai karya tuhan yang wajib dijiwai oleh ilham dan wahyu yang asal nya dari Tuhan melalui pintu imajinasi, intuisi, dan insting.

Melalui Sastra Orang Akan lebih baik mengenal tuhan nya bukan sekedar sang pencipta, atau suatu kemahaan yang wajib disembah, melainkan jauh lebih tinggi tingkatan nya tentang tuhan itu sendiri adalah kekasih yang sangat bernilai, dicintai dan menjadi kekasih yang abadi.

Meski tak disebut sebagai agama, namun Sasta mampu menghadirkan instrumen ketuhananan bagi setiap penyembah yang telah ada pada agama-agama yang dikenal manusia, sebab didalam sastra peran yang paling dominan adalah jiwa. Tuntunannya tentu pada sesuatu yang disembah, meskipun sesembahannya tak dia
sebutkan sebagai tuhan, namun kekuatan spiritual Yang terlahir darinya adalah jalan menuju tuhan yang sesungguhnya.

Setiap sastrawan Menciptakan maha karya nya sebagai bentuk dedikasi paling mulia atas karya-karya tuhan pada semesta. Sastra sendiri mampu membentuk karakter sastrawan pada perintah perintah ketundukan yang menjadi tujuan manusia di muka bumi, Ahlak yang terpuji, jiwa yang merendahkan diri dan hati yang memiliki nilai moral sosial spiritual tinggi.

Terlahir dari rahim sastra. mereka berusaha menjelaskan realitas sosial, spiritual, dan budaya pada semua orang akan penting nya berkehidupan yang bermoral dan berbudi spiritual serta cinta akan kebudayaan dan pengenalan yang mendalam terhadap sang pencipta.

Melalui karya yang diciptakan, mereka berusaha menyampaikan pesan-pesan tuhan pada jiwa-jiwa yang merindukan penyembahan. Selain itu realitas kehidupan berbangsa dan bernegara tak luput dari sasaran karya sastra yang ditorehkan oleh mereka melalui semua seni sastra. Seni peran, seni gerak, seni rupa, dan seni suara yang di mainkan oleh mereka menghadirkan dimensi yang lebih bagi penikmatnya.

Melalui sastra, Mereka dengan kebebasan nya mampu melahirkan gagasan dan inspirasi baru demi kemajuan peradaban bangsanya,. Dengan sastra pula mereka melawan ketidakadilan penguasa, mengkritik dengan bijak dan bermartabat demi kepentingan bangsa dan negara.

Bangsa Indonesia merupakan Bangsa yang kaya akan keberagaman agama, budaya, dan tata nilai sosial, yang hadir sebagai wakil kemajemukan umat manusia. Dilatarbelakagi oleh keberagama sudah barang tentu melahirkan berbagai karakter sastra serta menciptakan komunitas komunitas yang kompleks dan tersebar diseantero Nusantara. Maluku yang merupakan bagian dari kemajemukan Indonesia, tak luput dari pengaruh sastra yang mendiami bumi cengkeh dan pala itu. pada negeri raja-raja ini lahir berbagai macam komunitas sastra yang berkembang begitu pesat sesuai tuntunan peradaban Indonesia, Salah satunya Komunitas Sastra Pahanasa.

Melalui rahim Sastra “PAHANASA” meraka dilahirkan sebagai generasi yang keratif dan produktif sebagai sumbangsi generasi terhadap bangsa dan negaranya, Sastra “Pahanasa yang lahir 10 November itu merupakan hasil refleksi atas semua dekradasi sudut pandang mahasiswa atas nilai-nilai sosial dan budaya serta spritual kala itu, Mahasiwa yang dicerai beraikan oleh paradigma kesukuan, asal daerah dan organisasi.

Semangat yang dibawah oleh Sastra Pahanasa adalah semangat menyatukan setiap perbedaan dalam wadah yang beragam sebagaimana penciptaan Alam Semesta yang Harmonis serta tuntunan yang mendasar dari hakekat manusia yaitu khalifah dimuka bumi untuk memenuhi fungsi silaturahmi manusia manusia yang berjiwa ketundukan pada tuhan nya.

Ukiran Batu Suci Kakek Maulaya Teiyabeiya

Di sebuah pengunungan kota “Hatumaurit” ,  Hiduplah seorang kakek yang bernama  guru maulaya teiyabeiya , beliau dikenal Sang pemahat batu yang ulung, dari tangannya banyak batu disulap menjadi karya seni yang bernilai tinggi dan syarat akan makna. meski demikian kakek guru juga dikenal sebagai pemuja ukiran-ukiran nya tersebut,  beliau di anggap sesat oleh masyarakat kota bahkan lembaga suci kota tersebut menyebut beliau sebagai guru yang terlarang Di kota Hatumaurit ini, Seluru penduduk kota dilarang mengunjunginya.

Meski demikian ada sebagian orang yang menaru hati pada beliau,  mereka merasa bahwa guru maulaya teiyabeia adalah guru yang bijak,  sufi yang arif dan bijak,  Mereka berguru pada beliau dan menjalani aktifitas kehidupan bersama dengan beliau.

kota hatumaurit adalah yang di apit oleh gunung gunung yang menjulang tinggi dengan tebing dan pasak pasak yang indah,  Dahulu kota ini Terkenal dengan sebuah peristiwa berguling nya batu yang begitu besar,  besar  batu nya empat kali seekor  gaja, batu tersebut menjadi aikon kota tersebut dengan julukan hatumaurit kota batu yang berguling.

suatu ketika kakek guru maulaya teiyabeiya mengambil sebuah batu ukirannya yang pada batu tersebut tercetak dengan jelas,  Kalimat Suci sang agung Pemilik kuasa,
“Laillahaillaallah” kalimat yang dimuliakan oleh orang-orang suci di kota ini. pada batu tersebut beliau mendekatkan wajahnya dan mencium batu tersebut dengan penuh perasaan yang dalam sambil bibir nya bergerak komat kamit, syair-syair cinta keluar dari mulut beliau , seakan-akan yang batu yang dicium nya  adalah kekasih nya sendiri.  Saat mencium batu tersebut seorang pegawai lembaga suci melihat peristiwa tersebut, kemudian beliau mendekati kakek teiyabeiya yang sedang asyik menikmati  syair-syair untuk batu yang di ukir dengan kalimat suci nya orang orang suci kota ini,
tanpa salam pegawai lembaga suci itu dengan geram meneriaki kekek maulaya dengan sebutan gila dan sesat.

“Hai si gila,  apa yang telah kau lakukan dengan batu tersebut,  ku perhatikan engkau sering membawa nya kemana engkau pergi.

ini adalah batu yang ku sucikan, ada apa wahai pegawai lembaga suci..?

saya akan melaporkan engkau pada pimpinan lembaga suci kami,  engkau telah mengunakan kalimat suci kami untuk kau jadikan sebagai simbol diri mu yang kau bawah kemana mana.

saya adalah hanyalah tukang ukir hamba Tuhanku,  yang mengukir kalimat suci orang orang suci pada batu ukirannku.

Mendengar ucapapan kakek guru maulaya pegawai lembaga suci tersebut merasa kesal dan gemam yang baginya kalimat tersebut tidak boleh digunakan sebagai identitas apapun sebab kalimat tersebut disucikan oleh orang orang suci kota hatumaurit ini, pengawai tersebut memanggil beberapa pegawai lembaga suci yang lain dan kemudian mereka beramai-ramai menuju rumah kakek maulaya,  sesampainya di sana batu yang menjadi kebanggaan kakek guru maulaya dan pengikutnya itu dihancurkan dan diinjak-injak, kebencian yang besar terhadap kakek guru maulaya teiyabeiya dan pengikutnya nya membutakan mereka dengan apa yang ada pada batu tersebut. mereka berfikir kebiasaan beliau akan membawa kesesatan pada siapapun yang melihat nya, sehingga batu tersebut dihancurkan,  murid-murid guru maulaya yang melihat kejadian tersebut tak terima dengan perlakuan pegawai pegawai lembaga suci dengan batu ukiran kakek guru maulaya yang telah Menjadi kebanggaan mereka tersebut.

Terjadi perang mulut diantara kedua kelompok tersebut,  murid -murid kakek guru maulaya berangapan tindakan pegawai lembaga suci itu telah dengan sengaja menistakan kalimat suci yang ada didalam ukiran batu tersebut,  sedang pegawai -pegawai lembaga suci menilai kebiasaan Guru maulaya teiyabeiya dan murid muridnya yang membangga banggakan batu tersebut dapat membawa mereka pada kesesatan.
peristiwa ini meyisakan perseteruan yang begitu besar di tengah -tengah kota, kedua Kelompok yang berseteru kemudian melibatkan seluru masyarakat kota untuk sama sama saling mendukung dengan dalil masing masing di antara mereka yang paling berhak atas kalimat suci tersebut,  paling suci atas kalima tersebut,  kelompok murid guru maulaya berdalih mereka paling suci dalam megagungkan kalimat suci tersebut,  sedang kelompok pegawai lembaga suci berdalih mereka sebagai penjaga kalimat suci tersebut agar tidak di pergunakan untuk kesesatan.

perseteruan ini membakar amarah diantara kedua kelompok tersebut,  mengakibatkan kehancuran moral dimana mana,  kota yang indah ini kini menjadi ramai oleh hujatan hujatan kebencian dengan teriakan teriakan suci disetiap pelosok kota.

kakek guru maulaya teiyabeiya merasa malu dihadapan Sang pencipta atas apa yang telah terjadi pada kota ini,  kakek guru maulaya kemudian bersujud dan mermunajat kepada Sang Agung Pemilik Segala Kemuliaan,.

Wahai Engkau Yang dipuji pagi dan petang,  wahai engkau yang memiliki segala kesucian Terimahlah ampunan Umat umat mu di kota  ini,  sungguh kami dalam keadaan yang merugi.

wahai rabb kami,  datangkalah seseorang yang menjadi penghibur atas kedua kelompok di kota kami ini.

Wahai Tuhan Pemilik Malam Dan Siang berilah kami hati yang dengan nya dapat kami kasihi mereka semua”.

ditengah tengah munajatnya Guru maulaya teiyabeya,  seorang malaikat utusan Pemeliki segala malaikat menyapaikan kabar gembira pada beliau.

“wahai orang suci,  Sesungguhnya nya dengan sebaik-baik penjaga kalimat kalimat tuhan ,  adalah tuhan Sendiri yang melindungi nya”.

“kusampaikan Sebuah kabar gembira untuk mu,  sebagai bekal kekuatan hati mu,  Akan Datang Seorang Hamba tuhan  yang nama nya telah diserupakan alam,  Ia akan menjadi penjejuk hati semua orang di kota ini.

“Cintailah Mereka yang berseteru, sayangi lah mereka,  sunggu mereka dalam keadaan tak memahami ayat ayat tuhan nya”.

Mari Bersumapah

Keberadaan Mahasiswa merupakan tongkat peradaban suatu Bangsa,  perannya akan semakin mendalam jika setiap Mahasiswa memahami hakekat keberadaannya di tengah-tengah kemajuan suatu Bangsa.

Nilai-Nilai yang terkandung didalam diri setiap Mahasiswa adalah dasar perjuangannya sebagai pengerak peradaban selain Nilai keilmiaannya.
Peran Mahasiswa hari ini mestinya sama dengan Pemuda-Pemuda era 08 hinga 28-an, sebagai suatu kebangkitan membakar semangat generasi pada lingkungannya.

Cerminan Mahasiswa Indonesia,  yang tak lekan oleh waktu adalah mereka, memperhankan idealisme, teguh pendirian,  komitmen membela yang tertindas, spritrit juang mengalir didalam darah mereka, peka terhadap dinamika sosial serta kepedulian bagi sesama,  melalui gerakan-gerakan yang disebut sebagai “Pergerakan dari Jalan” #PanjanUmurPerjuangan mereka hadir menjadi portal bagi setiap langkah Kejaliman para penguasa.

Dan Mereka adalah Semangat perjuangan Pemuda Indonesia dari Maluku,  hadir sebagai “Kapitan Pattimura” membela rakyat tertindas “Maluku bagian dari Indonesia.

Meski telah berlalu sehari sebelumnya namun semangat “Hari Sumpah Pemuda” Harus tetap mengalir dalam sanubari setiap Mahasiswa Indonesia.

°••••••••Dedikasi Perjuangan••••••°
Semangat Sumpah Pemuda.
#PanjangUmurPerlawan.
____________________________________
Kutipan Status Motifasi By:

“Berkhianat pada revolusi ini berarti berkhianat pada diri sendiri” (…)

” Tragedi terbesar bukanlah penindasan dan kekejaman terhadap orang-orang jahat. Diamnya orang baik akan hal tersebut” (lipren )

” Karena dengan melawan kami sadar bahwa kami bukanlah budak-budak penguasa” (hendrik)

” Tiada rasa takut bagi seorang mukmin, karena seorang mukmin mencintai kematian” (hendri )

” Maka tetap berikhtiar dan beristikhomalah disetiap sarinah melangkah, Niscaya tuhan selalu bersama-sama kalian di medan juang…..
Sekali lagi, Yang memeras itu bukan kami tapi saudara kami di sebelah.!” (illusi rion adi )

“Tujuan sumpah pemuda adalah bersatu melawan Exploitation de long par long MENJADI exploitation de nation par nation. Karena amanat leluhur adalah bagimna menjaga kesatuan dan persatuan berbangsa bernegara dan menghargai sesama umat beragama.” (illusi rion adi )

” Dimana saja diriku berada aku akan selalu berjuang walaupun aku bukan pahlawan, seperti kalian yang selalu berbicara tentang perjuangan…??
Apapun segalah bentuk ketidak Adilan maka harus dilawan dengan berbagai bentuk stretegi”. ( Beta Kudeta )

” Tidak ada generasi penerus yang kurang ajar dan membangkang para pendahulunya..
Akan tetapi,kadang sikap partial senior itu sendirilah yang membuat generasi penerusnya terpaksa keluar dan mencari orang-orang yang lebih bersikap iktidal” (sajadah bisu )

” Sampaikanlah kata yang benar pada tempatnya
Jangan mengatasnamakan kebenaran demi kepentingan Individu dan kelompok.
sebab,tindakan yang kalian ambil tidak ada bedanya dengan para perampok yang kalian maksud.
–Kebenaran Masih Samar–” (amsir )

” Apa gunanya belajar ilmu dan pengetahuan kalau akhirnya Harus merangkak, bergaul dengar Orang orang blandis menipu bangsa Sebagai kompromis, dan menyeksakan
Bangsa dari dalam” (ruslan ).

#MariMenari